Selasa, 11 April 2017

Makalah Akhirat



MAKALAH  TENTANG ALAM AKHIRAT
Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam






Disusun Oleh :
MOCHAMMAD SAHRUL MUGHNI
NIM : 4116074

Dosen Pembimbing :
Dr. AMRULLOH, Lc., M.Th.I



SEMESTER 1 – KELAS B
FAKULTAS TEKNIK JURUSAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ‘ULUM

Tahun 2016





KATA PENGANTAR

            Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT,atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada saya penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul :
         “ Alam Akhirat ”
            Saya penulis menyadari bahwa didalam pembuatan kalah ini berkat bantuan dan tuntunan Allah SWT.Saya penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya.Namun demikian,saya penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang kita miliki sehingga dapat selesai dengan baik.Saya dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan,saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini,Akhirnya saya penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca










                                                               Jombang 15 Oktober 2016
                                                                                                                        Penulis




DAFTAR ISI

JUDUL...............................................................................................           i
KATA PENGANTAR.......................................................................           ii
DAFTAR ISI……………………………………………………….           iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang…………………………………………….           1
1.2  Rumusan Masalah…………..……………………….........            -
1.3  Tujuan Penulisan………………………………………….            -
BAB II PEMBAHASAN     
           2.1 Pengertian Alam Akhirat.……….……………………….            2
           2.2 Ayat Al – Qur’an Tentang Akhirat..…..…………………            3
           2.3 Meyakini Adanya Akhirat.………………………………..          4
           2.4 Hakikat Alam Akhirat….....……….……………………..           -
BAB III PENUTUP
           3.1 Kesimpulan….………………..…………………………..           7
DAFTAR PUSTAKA







BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Dalam kehidupan ini memang selalu ada yang namanya susah dan senang. Perlu kita sadari bahwa susah senang yang kita alami ini semuanya berasal dari Allah  SWT, walaupun semuanya kita yang merasakan. Begitu juga isi dari bumi ini juga berasal dari Allah SWT. Kita sebagai manusia hanya disuruh untuk menjaganya bukan untuk merusaknya. Begitupun kita hidup di bumi ini melainkan hanya untuk beribadah kepada-Nya. Tidak ada yang lain di dunia ini selain Allah SWT.
Ada hidup ada mati, kita hidup karena Allah dan kita mati juga karena Allah pula. Hidup dan mati kita hanya ada di tangan Allah dan hanya Dialah yang tahu. Membahas masalah kehidupan di dunia pasti kita sudah bisa merasakan sendiri, bagaimana perjuangan selama kita hidup di dunia ini. Tapi hanya satu yang belum kita rasakan, yaitu kematian ataupun kehidupan di alam akhirat.
1.2  Rumusan Masalah
1.         Apa Pengertian Dari alam akhirat ?
2.         Bagaimana Ayat Al – Qur’an tentang akhirat ?
3.         Cara kita menyakini terhadap akhirat ?
4.         Sebutkan Hakikat dari akhirat ?
1.3  Tujuan Penulisan
Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas yang diberikan Kepada kami Mahasisawa Fakultas Teknik jurusan Sistem Informasi dan menyalurkan ilmu kepada pembaca apa yang dimaksud dengan Alam Akhirat dengan harapan dapat bermanfaat bagi kita semua nanti.






BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Alam Akhirat
1.      Pengertian Akhirat
      Akhirat  (Bahasa Arab: Ø§Ù„آخرة  transliterasi:  Akhirah) dipakai untuk mengistilahkan    kehidupan alam baka (kekal) setelah kematian/ sesudah dunia berakhir. Pernyataan peristiwa alam akhirat sering kali diucapkan secara berulang-ulang pada beberapa ayat di dalam Al Qur'an kurang lebih sebanyak 115 kali, yang mengisahkan tentang Yawm al-Qiyâmah dan akhirat juga bagian penting dari eskatologi Islam.
Akhirat dianggap sebagai salah satu dari  rukun iman  yaitu: Percaya  Allah, percaya adanya  malaikat, percaya akan  kitab-kitab suci, percaya adanya  nabi  dan  rasul dan percaya takdir dan ketetapan. Menurut kepercayaan Islam, Allah akan memainkan peranan, beratnya perbuatan masing-masing individu untuk selalu beribadah kepada Allah dan menjauhi larangannya. Allah akan memutuskan apakah orang tersebut di akhirat akan diletakkan di  Jahannam  (neraka) atau  Jannah  (surga). Kepercayaan ini telah disebut sebelumnya sebagai Hari Penghakiman dalam ajaran Islam.
Akhirat adalah  dimensi  fisik  dan hukum-hukum dunia nyata yang terjadi setelah dunia fana berakhir. Bagi mereka yang beragama samawi  meyakini bahwa kehidupan akhirat sebagai tempat dimana segala perbuatan seseorang di dalam kehidupan dunia ini akan dimintai pertanggung jawaban. Namun tidak sedikit juga orang yang meragukan akan adanya kehidupan akhirat (kehidupan setelah kematian). Mereka-mereka yang meyakini adanya kehidupan akhirat ada yang menyatakan: “Mudahnya meyakini adanya kehidupan setelah kematian sama mudahnya dengan meyakini adanya hari esok setelah hari ini, adanya nanti setelah sekarang, adanya memetik setelah menanam”.

 2.      Etimologi
Istilah akhirat secara kebahasaan, menurut al-Raghib al-Ashfahani, mengandung arti akhir atau yang kemudian yang merupakan lawan dari perkataan awal. Istilah akhirat biasanya dihubungkan dengan istilah dar yang berarti negeri atau kampung seperti dalam ungkapan al-dar al-akhirah, yang berarti negeri akhirat. Ungkapan al-dar al-akhirah merupakan lawan dari al-dar al-dunya sebagaimana disebutkan di dalam al-Qur’an, “Dan kehidupan dunia ini hanyalah senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya al-dar al-akhirah (negeri akhirat) itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui” ( Q.s. al-‘Ankabut/29:64 ). Istilah al-dar al-dunya secara bahasa berarti negeri yang dekat. Maksudnya bahwa kehidupan dunia itu adalah kehidupan yang dekat.
2.2   Ayat Al – Qur’an Tentang Akhirat
-            Surat Al - Hadid Ayat 20
 





 Terjemahan:
” Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu ”.
2.3  Meyakini Akhirat
Meyakini adanya akhirat itu merupakan bagian dari rukun iman yang ke enam, namun menurut aksiologis tentang hakikat meyakini akhirat merupakan landasan fundamental yang akan menopang dan menumbuhkan kemantapan beragama yang kokoh dan kuat. Berikut adalah landasan etika dan moralitas hidup seorang muslim yang bersumber dari keyakinannya terhadap akhirat :
-         Pertama, dengan meyakini akhirat sebagai tujuan hidup seorang muslim tidak hanya meraih kebahagiaan duniawi yang bersifat kebendaan ( bersifat materi ) guna memenuhi kepuasan, kelezatan dan kenikmatan fisik – biologis.
-         Kedua, beriman kepada akhirat menjadi sumber inspirasi guna melahirkan etos beramal saleh dengan sebaik-baiknya.
-         Ketiga, keyakinan terhadap akhirat merupakan generator yang senantiasa membangkitkan kekuatan moral dalam menegakkan keadilan dan kebenaran.
-         Keempat, sistem sosial dalam islam dibangun di atas prinsip persamaan, keadilan dan kemanusiaan.
-         Kelima, ajaran Islam sangat menekankan prinsip kebebasan memilih agar manusia bertindak atas dasar kesadaran, bukan karena paksaan atau tekanan dari siapa pun.
2.4   Hakikat Alam Akhirat
1.      Hakikat Kehidupan Di Alam Akhirat
Kehidupan di dunia ini sebenarnya adalah kehidupan menuju akhirat. Yang mana jembatan yang mesti dilalui oleh setiap manusia sebelum menempuh alam akhirat. Bahasa sederhananya, kehidupan dunia adalah medan persediaan dan persiapan untuk menuju kehidupan akhirat yang kekal sepanjang zaman. Karena itu, Alquran menamainya dengan beberapa istilah yang menunjukkan hakikat kehidupan yang sebenarnya.
a.      al-hayawan (kehidupan yang sebenarnya). Tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan kalau mereka mengetahui.” (QS al-Ankabut [29]: 64).
b.      dar al-qarar (tempat yang kekal). Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara), dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS Ghafir [40]: 39).
c.       dar al-jaza’ (tempat pembalasan). Di hari itu, Allah akan memberi mereka balasan yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka bahwa Allahlah yang benar lagi yang menjelaskan (segala sesuatu menurut hakikat yang sebenarnya).” (QS an-Nur [24]: 25).
d.      dar al-muttaqin (tempat yang terbaik bagi orang yang bertakwa). Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: ‘Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?’ Mereka menjawab: ‘(Allah telah menurunkan) kebaikan.’ Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik, dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa.” (QS an-Nahl [16]: 30).
2.      Surga
Surga adalah tempat kenikmatan yang kekal sempurna di akhirat yang tidak ada didalamnya kekurangan sama sekali. Ia disediakan Allah bagi mereka yang mentaati perintah-Nya dan tidak mengingkari kebenaran yang dibawa Rosul-RosulNya, Al – Qur’an melukiskan sebuah tempat kedamaian yang indah dan menakjubkan yang menunggu mereka yang beriman kepada tuhan dan melakukan amal sholeh. Al – Qur’an memperingatkan bahwa keindahan dan kenikmatan surga itu melampaui pengetahuan dan pemahaman kita.


3.      Neraka
Adapun yang dimaksud dengan Neraka menurut pengertian agama Islam adalah suatu tempat kediaman yang disediakan oleh Allah swt untuk hamba-hambaNya yang ingkar kepadaNya sebagai balasan kepada mereka itu atas perbuatannya melakukan dusa-dosa dan kesalahan. Disebut jahanam dalam bahasa arab, neraka dilukiskan sebagai api membara yang akan melumat dan menghukum penghuninya. Tapi di luar kesakitan dan penyiksaan di neraka, hukuman tertinggi ialah rasa malu dan hina di depan Tuhan. 
4.      Siksa Kubur
Menurut ilmu pengetahuan bahwa adanya siksa kubur atau kejadian dimana adanya siksaan di dalam kebur setelah ajal menjemput ada, bukinya bahwa orang hidup dimasukkan ke dalam kuburan dan disaksikan kekuasaan atas Tuhan bahwa orang yang ada dalam kubur n tersebut teriak dengan suara yang sangat yang sangat keras, dikarenakan tidak kuatnya bagaimana siksa kubur itu diberikan kepada manusia.
Siksa kubur disini sebenarna bukan jasadnya ynag disiksa tetapi melainkan yang disiksa ruhnya itu sendiri, dalam suatu kitab dijelaskan bahwa siksa dan nikmat kubur dijelaskan dengan mimpi, walaupun adakalanya jasad ini tidur tetapi adakalanya bisa merasakan nikmat dan sedihnya mimpi tersebut.
                         Di antara sebab-sebab adzab kubur secara terperinci adalah sebagai berikut :
a.       Kekafiran dan kesyirikan
b.      Kemunafikan
c.       Tidak menjaga diri dari air kencing dan mengadu domba
d.      Ghibah
e.       Niyahah (meratapi jenazah)




BAB III
PENUTUP
3.1   Kesimpulan
Dengan kita mempelajari tentang kehidupan manusia menurut Islam, dihaapkan dapat menjadikan hidup kita lebih optimis, selama di dunia dan akhirat. dan kita sebagai manusia tahu bahwa setelah kehidupan di dunia ada kehidupan yang sesungguhnya yaitu kehidupan dunia akhirat dan kegidupan setelah hari kiamat. Dan bagi orang yang sholeh yang belum berhasil mencapai kebahagiaan hidup di dunia maka, ia yakin bahwa hal itu akan tercapai di akhirat. Dengan demikian apapun yang dialami dalam kehidupan dunia ini tidak akan menimbulkan kekecawaan. Dan percayalah bahwa hari akhir itu kekal.
Saat berada di akhirat, adalah saat dimana manusia mempertanggungjawabkan semua segala perbuatannya. Saat itu adalah saat dimana tidak ada yang dapat membantu kita selain syafaat dari Allah, karena hanya Allah lah yang berhak memberikan syafaat.










DAFTAR PUSTAKA
Buku Berjudul “ Mengenal Islam Jalan Tengah ”
Al Qur’anul Kariim
http _www.ende-islam.co.id  Hakikat Kehidupan Di Alam Akhirat
Pdf Makalah Tentang Alam Akhirat